Entri Populer

Selasa, 03 April 2012

Panggilan Ber-Haji

Mas Slamet tinggal di sebuah kampung di kaki sebuah gunung vulkanik yang masih aktiv. Hampir setiap 4 tahun sekali gunung api tersebut menunjukkan aktivitas yang meningkat, namun siklus empat tahunan ini selalu tidak sampai membahayakan kampung mas Slamet. Tapi berbeda kali ini, nampaknya gunung api tresebut benar-benar akan meletus. status AWAS bahaya gunung berapi sudah di canangkan oleh pemerintah, semua warga diungsikan. Sampailah pada giliran mas Slamet diungsikan. Namun mas Slamet bersikukuh tidak mau diungsikan. Dia yakin bahwa gunung itu tidak meletus dan tidak akan menghancurkan kampungnya  seperti halnya tahun-tahun sebelumnya.

Seorang tetangganya sudah membujuknya untuk mengungsi bersamanya dengan sebuah sepeda motor. Pak Lurah juga sudah memaksanya untuk mengungsi bersama-sama sebagian besar penduduk kampung dengan sebuah mini truk. Terakhir seorang saudaranya yang sudah tiba di pengungsian kembali ke kampung mas Slamet dengan sebuah mobil untuk mengajaknya mengungsi, namun ia tetap tidak mau beranjak mengungsi.
Akhirnya gunung itu benar-benar meletus dan meninggallah  mas Slamet terkena letusan gunung api tersebut.

Di Alam kubur , mas Slamet bertemu dengan malaikat dan langsung protes keras. Dia bertanya kepada malaikat mengapa Allah tidak menyelamatkannya, bukankah ia sudah ber do'a memohon pertolongan Allah. Malaikat cuma bisa geleng-geleng kepala, tersenyum kecut dan menjawab, "Slamet ...Slamet.... bukankah Allah sudah mengirimkan tiga pertolongan, pertama melalui tetanggamu yang mengajakmu mengungsi, ke-dua melalui pak Lurah, ke-tiga melalui saudaramu yang sudah bersusah payah dengan mobilnya kembali lagi ke kampumu untuk mengajakmu mengungsi".

Cerita ini hanyalah sebuah rekaan  (hehehe ... bisa-bisanya saya aja). namun benang merah dari cerita tersebut, seringkali hal yang sama terjadi pada banyak pribadi muslim. Allah sudah menyerukan panggilan ber-Haji melalui Nabi Ibrahim dan diteruskan kembali oleh malaikat-malaikat  dan hamba-hamba Allah yang lain, ditegaskan kembali dalam Al Qur'an dan hadits yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW , dan mungkin terakhir kali sampai ke anda melalui blog mungil ini. Tapi kadang kita tak mau membuka hati kita untuk menjawab panggilan itu, meskipun kita sudah dilimpahi kecukupan keadaan untuk melaksanakannya.

Bro, Friends, saudaraku semuanya... apa iya , kita kudu bertemu dan melihat dulu di alam kubur malaikat-malaikat geleng-geleng kepala dan tersenyum kecut  baru kita menyesal, kenapa kita ngga ber-Haji sebelum meninggal dunia.

1 komentar: